Sunday, October 27, 2013

JUARA II
Lomba Artikel STMI FAIR 2013

Industri animasi dari kota Cimahi, berkualitas dan dipercaya Negara lain

Cimahi, adalah sebuah nama kota di Provinsi Jawa Barat. Kota yang satu ini terletak di bagian selatan Provinsi Jawa Barat. Kota Cimahi mulai terkenal sebagai salah satu kota industri, khususnya industri animasi. Hal tersebut cukup beralasan karena kota ini mempunyai orang-orang yang sangat kreatif dalam industri animasi. Karena orang-orang ini telah menghasilkan karya animasi yang sangat membanggakan. Orang-orang tersebut diantaranya adalah Nino Purlando, Sugeng, dan Hendi Hendratman. Dan mungkin saja dari nama-nama diatas akan menginspirasi masyarakat Cimahi untuk dapat terus mengembangkan dan melahirkan nama-nama baru yang disegani di dunia industri animasi, sekaligus mengharumkan nama Cimahi. Beberapa karya yang telah dihasilkan oleh nama-nama diatas adalah iklan-iklan yang tak asing lagi dimata jutaan rakyat Indonesia, contohnya adalah iklan es krim Walls, makanan ringan Taro, susu Boneto, dan lain lagi. Iklan-iklan tersebut cukup membuat kita terpana akan pesona kreatifitas yang dihadirkan dalam dunia industri animasi.
Masih ingatkah anda dengan sebuah serial film anak yang ditayangkan di salah satu televisi swasta yang berjudul menggapai bintang, adalah sebuah karya dari Baros Creative Partner yang merupakan bagian dari Cimahi Creative Association atau lebih dikenal dengan singkatan CCA. Serial film anak ini bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Nasional. Lembaga CCA ini selain dapat membuat sebuah film animasi, ternyata juga mendorong, mengkoordinir, dan melatih tumbuh kembangya industri kreatif di kota Cimahi. Sebagai lembaga inkubasi, CCA melatih ratusan anak muda berbakat dan mengorganisir berbagai kelompok industri kreatif. Selain mengembangkan teknologi dan informasi, animasi, dan film, ternyata CCA juga mendorong komunitas kreatif lainnya di kota Cimahi seperti kerajinan tangan dan batik dari Cimahi.
CCA adalah sebuah lembaga yang mendapatkan perhatian serius dari pemerintah kota Cimahi. Walaupun bukan merupakan sebuah lembaga resmi di pemerintahan kota Cimahi, tetapi pemerintah kota Cimahi sangat mendukung segala kegiatan yang dilakukan oleh lembaga ini. Seperti membiayai kegiatan pelatihan dan juga memberikan fasilitas-fasilitas lain penunjang kegiatan CCA.
Untuk melihat potensi yang dimiliki oleh kota Cimahi, diadakanlah sebuah penelitian. Dan hasilnya adalah ternyata pelaku industri kreatif di Cimahi sangat banyak, baik itu industri kecil atau industri menengah.
Membidik Pasar Luar Negeri
Sadar jika pasar dalam negeri belum dianggap cukup bagus karena masih dianggap terlalu mahal, maka produk industri animasi dari kota Cimahi ini mulai dipasarkan ke luar negeri. Hal ini ternyata mendapatkan respon positif dari Negara lain. Australia, menjadi Negara yang mempercayai animasi dari kota Cimahi ini. Pemerintah Australia meminta dibuatkan animasi sebagai bantuan pelatihan keamanan. Namun, ternyata tidak hanya Auatralia saja yang menggunakan animasi dari Cimahi, masih ada beberapa Negara besar yang menjajaki kerjasama dalam industri animasi ini, antara lain adalah pengusaha dari Thailand, Zimbabwe, Afganistan, bahkan Negara adidaya Amerika pun tidak sungkan untuk memakai animasi dari bumi Cimahi ini. Film-film animasi buatan Cimahi ini padahal pernah ditawarkan kepada pihak-pihak swasta, tetapi ternyata respon yang diberikan tidak sebanding dengan hasil karya mereka. Ada yang menawar dengan harga yang terlalu murah. Padahal apabila mereka membeli film animasi dari luar negeri seperti film anak upin-ipin dari Malaysia, Doraemon dari Jepang, dan animasi yang lainnya mereka tidak sungkan untuk membayar mahal. Sebuah ironi ketika Negara lain mempercayai hasil kreatif industri animasi kota Cimahi, Negara sendiri malah lebih memilih untuk menayangkan produk industri animasi dari Negara lain yang tentunya harga yang diberikan tergolong cukup mahal. Padahal apabila kita mengguankan produk animasi kota Cimahi, dapat menjadi sebuah kebanggaan jika Negara kita ini ternyata bisa bersaing dan menciptakan produk industri animasi.
Sebuah harapan muncul yaitu ingin minimal televisi nasional mau bekerja sama dengan lembaga ini. Lebih jauh ada pihak swasta yang mau bekerja sama membiayai produksi film animasi. Dan diharapkan juga pemerintah mau ikut serta dalam membiayai produksinya, karena apabila kita melihat serial film anak dari Malaysia, yang sering kita lihat di televisi, Upin-Ipin, film tersebut ternyata dibiayai penuh oleh Negara. Dan hasilnya dapat kita lihat sekarang ini. Mereka telah mengembangkan sesuatu yang disebut Trully Asia. Film animasi ini telah mendunia. Padahal kita juga bisa membuat animasi yang jauh lebih baik dari film Upin-Ipin tadi. Bayangkan saja apabila pemerintah mau mendukung secara finansial, mungkin saja kita mampu membuat serial film animasi yang mendunia seperti halnya film Upin-Ipin.
Selain pemerintah dan pihak swasta, pihak perbankan juga masih susah untuk dijajaki kerja sama, karena pihak perbankan masih memandang bahwa industri kreatif di Indonesia apabila dilihat dari segi bisnis masih cukup rendah dan kurang menjanjikan. Walaupun Bank Indonesia telah menjanjikan bahwa bunga kredit untuk industri kreatif akan lebih rendah.
Kita juga bermimpi untuk menciptakan sebuah film animasi yang mengandung nilai-nilai ideology bangsa Indonesia. Sehingga tidak terus-menerus dan bahkan selamanya hanya menjadi penonton saja, dan lama kelamaan ideology kita ini akan tergerus dan identitas bangsa akan hilang dengan perlahan. Oleh sebab itu diperlukan sebuah hiburan animasi yang mengandung ideology bangsa Indonesia yang nantinya akan membantu menanamkan nilai-nilai ke anak Indonesia melalui film animasi tadi.
Kendala dari alat produksi
Melihat sumber daya yang ada, dalam hal ini sumber daya manusia, baik yang telah dikenal di dunia industri animasi, film, teknologi dan informasi, Indonesia akan mampu memproduksi film animasi yang sangat baik. Namun masih terkendala masalah alat produksi menjadi penghambatnya.    
Bersyukur Kementerian Perindustrian, khususnya Direktorat Industri Alat Transportasi dan Elektronika telah mendukung sepenuhnya kegiatan ini dengan memberikan bantuan berupa puluhan komputer dan sering juga sering diikutkan dalam pameran-pameran.
Butuh biaya yang tidak sedikit dalam memproduksi film animasi, karena semakin baik alat produksi yang tersedia, maka semakin berkualitas pula karya animasi yang dihasilkan.

Dari pemaparan diatas dapat kita lihat betapa besarnya potensi industri animasi yang dimiliki oleh Indonesia, dalam hal ini dari kota Cimahi yang mampu menghasilkan film-film animasi yang tidak kalah berkualitas dengan Negara besar lain di dunia. Dan apabila kita melihat pesona sumber daya yang ada, maka terlihatlah kemampuan Indonesia dalam memproduksi film animasi. Karena industri animasi selain dapat memberikan sebuah tontonan yang menghibur, dapat pula dijadikan sebuah tontonan yang mendidik anak-anak Indonesia dengan memasukkan nilai-nilai moral yang harus ditanamkan sejak dini. Tidak harus membeli mahal film animasi dari luar negeri yang malah secara perlahan menghilangkan nilai-nilai idealism bangsa Indonesia. Lalu dari segi pembiayaan dan fasilitas, pemerintah haruslah mendukung sepenuhnya potensi yang ada, karena pada kenyataannya faktor finansial dan fasilitas juga dapat menghambat kreatifitas yang dimiliki untuk menciptakan karya yang berkualitas. Semoga industri animasi yang ada di kota Cimahi ini dapat terus berkembang dan menjadi kebanggaan tersendiri bangsa Indonesia.

Oleh : Dodi Abdulah
JUARA III
Lomba Artikel STMI FAIR 2013


Kayu Aro, Pusat Industri Teh Terbaik Dunia dibawah Kaki Gunung Kerinci
Bagi pencinta teh nama tempat ini mungkin sudah tak asing lagi di dunia, begitu juga adanya dengan mereka para penjelajah nusantara untuk mendaki puncak – puncak tinggi di Indonesia. Kayu Aro salah satu kecematan di Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi ini merupakan salah satu pusat industri beraneka macam teh di Indonesia dan juga memiliki perkebunan teh yang terluas di Indonesia. Pemandangan permadani hijau terbentang luas di dataran tinggi Kabupaten Kerinci ini, salah satu yang paling menarik dibelakang perkebunan teh yang luas ini lah puncak tertinggi di Sumatera terletrak yakni Gunung Kerinci dengan ketinggian 3805 Mdpl.
Bagi para pecinta alam, Kayu Aro merupakan salah satu tempat yang wajib dikunjungi untuk menjelajah, selain perkebunan teh yang luas, puncak gunung Kerinci, di Kayu Aro juga terdapat berbagai tempat wisata alam untuk berekreasi seperti air terjun Telun Berasap, Aroma Pecco(Danau Buatan di tengah kebun teh), dan tak kalah menariknya wisata sejarah untuk mengunjungi langsung pabrik teh PTP Nusantara VI serta banyaknya bangunan – bangunan peninggalan Belanda yang melingkar di sekeliling kebun teh tak lupa rumah-rumah para pekerja, baik karyawan pabrik maupun pemetik teh yang masih berasitektur klasik buatan Belanda pada masa penjajahan.
Gunung Kerinci dengan ketinggian 3.805 m dari permukaan laut (dpl), merupakan gunung  berapi tertinggi di Indonesia.  Gunung tersebut memiliki kawah berbentuk kerucut dengan dinding bagian atas yang  berukuran 600 x 580 meter dan 120 x 100 meter untuk dinding bagian bawah. Kawah  tersebut berisi air yang berwarna hijau kekuning-kuningan. Gunung Kerinci  berada pada garis 10°45,50‘ Lintang Selatan dan 1010°160‘ Bujur Timur. Yang  membentang di antara dua kabupaten di Provinsi Jambi, yaitu Kabupaten Kerinci  dan Kabupaten Sulak Deras. Di kawasan  Gunung Kerinci, terdapat beberapa jenis hutan yang tumbuh di sepanjang lerengnya.  Adapun jenis hutan tersebut adalah Hutan Dipterokarp Bukit, Dipterokarp Atas, Hutan  Montane dan Hutan Ericaceous atau Hutan Gunung. Kawasan Hutan Dipterokarp Bukit  berada pada ketinggian 300 – 750 meter dpl dengan spesies utama, seperti Pokok Seraya , Pokok Keruing , Pokok  Meranti  dan Pokok Damar Minyak . KawasanHutan Dipterokarp Atas  berada pada ketinggian  750 – 1,200 meter dpl yang kebanyakan spesiesnya berbentuk sederhana, seperti Pokok  Mempening , Pokok Berangan , Pokok Damar Minyak , dan Pokok Podo . Pada lereng yang agak tinggi terdapat Hutan  Montane yang berada pada ketinggian 1,200 – 1,500 meter dpl atau yang terdapat di Bukit  Fraser  dan Tanah Tinggi Cameron . Di hutan jenis ini banyak  tumbuh pokok-pokok daun Tirus Konifer seperti Pokok Pain, Sprus  dan Gelam Gunung . Di hutan ini juga terdapat bunga Rafflesia,  Periuk Kera dan Pokok Rhododendron. Dengan suhu yang lebih rendah dan tiupan  angin yang lebih kencang membuat pohon yang tumbuh di hutan tersebut dengan rata-rata  ketinggian antara 1,5 meter sampai 18 meter. Terakhir adalah Hutan Ericaceous atau  Hutan Gunung yang berada pada ketinggian di atas 1,500 meter  dpl. Hutan ini memiliki  spesies utama, seperti Pokok Kelat, Pokok Periuk Kera, beraneka jenis belukar, buluh , resam ,paku-pakis  dan lumut .
Setelah  melewati hutan tersebut dan sampai pada puncak gunung yang berada pada ketinggian  3.805 Mdpl, para wisatawan dapat menyaksikan pemandangan yang menakjubkan yang  sayang untuk dilewatkan. Para wisatawan dapat  melihat ke segala arah penjuru mata angin untuk melihat panorama pemandangan Gunung  Kerinci dengan hamparan hutan yang luas, perkebunan teh yang menghijau yang  bergabung menjadi satu kesatuan dalam simfoni keindahan alam Gunung Kerinci.
Perusahan Teh Kayu Aro dibuka oleh perusahaan Belanda dengan nama Namblodse Venotschaaf Handle Vereniging Amsterdan (NV HVA) tahun 1925, merupakan perkebunan teh terluas di dunia setelah perkebunan teh Darjeling di kaki gunung Himalaya, dengan luas 3.020 hektar, yang rata-rata menghasilkan 80 ton daun basah per harinya. Dan uniknya lagi pengolahan Teh Kayu Aro ini, tidak berubah sejak jaman Belanda, yaitu pengolahan secara tradisional tanpa bahan pengawet dan bahan pewarna. Saat ini pengawasan perusahaan teh ini dibawah PT Perkebunan Nusantara VI (PTPN VI), mulai dari perawatan dan pemeliharaan tanaman, pemetikan pucuk teh, pengolahan di pabrik, pengemasan hingga pengiriman.
Siapa yang menyangka kalau Teh Kayu Aro di Jambi, adalah teh kualitas no. 1 di dunia? Teh Ty Poo, perusahaan Inggris produsen teh premium dunia,  yang terkenal di Inggris didirikan Sir John Jr., memakai bahan baku Teh Kayu Aro, dimana memosok produk teh ke keluarga bangsawan di Eropa. Bukan hanya itu Ratu Belanda sejak Ratu Wihelmina, Ratu Juliana hingga Ratu Beatrix adalah penikmat teh kayu aro ini. Namun sayangnya bangsa Indonesia tidak mampu atau tidak bisa merasakan nikmatnya aroma teh yang diambil dari pucuk teh pilihan, menghasilkan teh berwarna orange bening dengan rasa kental di lidah dan bertahan lama yang dihasilkan oleh dataran tinggi Kayu Aro, Kerinci - Jambi, Sumatera- Indonesia.
Kualitas Grade 1 teh ini tidak dipasarkan di Indonesia, hanya untuk perdagangan luar negeri terutama Eropa dan Amerika. Bayangkan saja harga jual pabrik $ 2,89/kg, bandingkan dengan harga satu merek yang dikemas di Inggris, dengan memakai bahan baku Teh Kayo Aro ini oleh Ty Poo diharga 1,8 Poundsterling untuk 1/4 kg, sedangkan harga di Indonesia untuk kemasan 1 box hanya berkisar Rp 3.500 saja. Kualitas grade 2 & 3 juga dipasarkan tapi tentu rasanya berbeda, bila grage 1 tanpa ampas dan serbuk, maka grage 2 & 3 dicampur daun dan batang dan tentu saja warnanya tidak orange lagi. Kualitas Grade 3 dipasarkan di Indonesia ke para produsen teh, sebagai bahan campuran dari bahan baku teh yang ada di Indonesia. Dan teh ini juga dipasarkan dalam bentuk kemasan oleh PTPN VI.
Sangat di sayangkan Bangsa Indonesia sendiri tidak bisa menikmati teh kualitas no 1 di dunia ini, bagaimana kita bisa melestarikan kekayaan alam yang ada pada tanah air kita? Hal yang paling mudah yang dapat kita lakukan adalah mencintai segala potensi alam maupun potensi industi yang ada di Indonesia tercinta ini. Dengan mempromosikan kebun teh Kayu Aro dan segala pariwisata yang ada di dalamnya kita sudah menunjukkan bahwa kita telah menjadi salah satu penggerak wisata dan industri teh di Indonesia bahkan dunia dengan hal-hal kecil yang kita lakukan,mempromosikan daerah Kayu Aro ini akan menarik para wisatawan lokal maupun asing untuk berkunjung langsung ke Kayu Aro, dengan demikian potensi industri dan wisata yang ada pada negara kita ini akan meningkat.
Dengan adanya fakta bahwa teh Kayu Aro adalah kualitas terbaik dunia dan pemandangan alam yang ada di Kayu Aro juga merupakan salah satu surga dunia sangat diharapkan kita sebagai generasi muda untuk terus memplopori meningkatkan potensi industri khususnya pada bagian pengolahan teh dan industri pariwisata karena pesona-pesona Indonesia dalam dunia industri masih kurang tampak di mata rakyat Indonesia itu sendiri.
Selain itu di Kecamatan Kayu Aro ini juga terdapat berbagai industri kecil dan menengah seperti industri pangan dan kerajinan. Oleh sebab itu bagi para pecinta wisata dan industri pesona Kayu Aro dalam dunia industri khususnya industri perkebunan teh wajib untuk menjadi rekomendasi untuk berwisata serta belajar tentang industri yang ada.

Oleh : Dara Sagita Triski

Tuesday, October 22, 2013

Pemenang Lomba Fotografi STMI FAIR 2013


Juara 1

Pesona Industri dalam balutan matahari terbenam



Juara II

Pesona Limbah Laut



Juara III

Sunday, September 22, 2013

Lomba Artikel/Fotografi: Form Orisinalitas Karya



LEMBAR PERNYATAAN ORISINALITAS KARYA


Yang bertanda tangan di bawah ini, saya :

Nama                                    : ..............................................
Tempat & Tanggal Lahir         : ..............................................
Asal Instansi                           : ..............................................
Alamat Tempat Tinggal           : ..............................................
Alamat Email                          : ..............................................
No. Telp                                : ..............................................
Judul Karya                            : ..............................................

Dengan ini saya menyatakan bahwa karya yang saya sertakan dalam Lomba (Artikel/Fotografi)* STMI FAIR 2013 adalah benar-benar hasil karya saya sendiri, bukan jiplakan karya orang lain dan belum pernah diikutkan dalam segala bentuk perlombaan serta belum pernah dimuat dimanapun.
Apabila dikemudian hari ternyata karya saya tidak sesuai dengan pernyataan ini, maka secara otomatis karya saya dianggap gugur. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.


................. 2013


(nama peserta)
 *coret yang tidak perlu

Friday, September 20, 2013


Sehubungan dengan diundurnya acara STMI FAIR 2013 yang akan digelar pada bulan Oktober 2013. Maka Pendaftaran karya lomba artikel akan diperpanjang sampai tanggal 14 Oktober 2013.

Tuesday, August 20, 2013

Contoh Karya Lomba Artikel 2




Pasir putih dan hutan pohon kelapa yang rimbun menghampar sepanjang pantai dengan laut birunya yang bersih menakjubkan ketika tiba di desa Bira, sebuah perkampungan tradisional pinggir pantai yang populer dengan tradisi turun temurunnya sebagai masyarakat pengrajin kapal Pinisi. Disini juga terdapat beberapa makam orang Luwuk. Di kampung kecil inilah sebuah industri kuno menjadi orientasi bisnis yang moderat berkembang menjadi sebuah industri rakyat yang mampu mengangkat perekonomian masyarakat sekitarnya.

Panrang Luhu berada di kabupaten Bulukumba berjarak 240 km sebelah tenggara dari Kota Makassar dan 24 km dari kota Bulukumba. Kampung ini merupakan tetangga dari kampung Ara dan Tanaberu yang berada satu wilayah dalam Bonto Bahari. Bonto Bahari memang telah dikenal dengan generasi turun temurunnya sebagai pengrajin dan pembuat kapal Pinisi termasyhur sampai ke Manca Negara.

Dari kejauhan ketika akan masuk ke Pantai Panrang Luhu, dari kejauhan kita sudah bisa melihat deretan Kapal-kapal Pinisi berukuran raksasa. Kapal-kapal Pinisi itu berdiri diatas pasir pantai yang putih dan hanya ditopang dengan tiang-tiang kayu besar. Ratusan orang nampak sibuk bekerja, ada yang bergelantungan diantara celah-celah kapal, mengangkat kayu, mengetam, memoles dinding kapal dan berbagai aktifitas lainnya. Peralatan kerja yang digunakan pun sangat sederhana meski ada beberapa peralatan tambahan yang sudah menggunakan listrik. Uniknya, dalam proses bekerja itu tidak ada yang saling bicara satu sama lain. Menurut sebuah sumber, bercakap-cakap pada saat bekerja membuat kapal adalah hal yang tabu.

Klien dari industri kapal Pinisi ini pun tidak tanggung-tanggung, Mereka banyak menerima pesanan dari luar negeri antara lain Kanada, Australia, Jepang dan negara eropa lainnya. Menurut salah seorang warga menjelaskan bahwa hampir semua klien mengaku kagum dengan produksi kapal Pinisi yang masih orisinil. Meningkatnya permintaan konsumen dari luar negeri itu dipastikan semakin menambah kesejahteraan para pengrajin di wilayah itu.

Pantai Panrang Luhu semakin populer ketika 2 tahun lalu wilayahnya dijadikan sebagai salah satu lokasi pembuatan iklan nasional salah satu produsen rokok terbesar di Indonesia. Keberadaan Pantai Panrang Luhu adalah magnet kuat yang baru sebagai salah satu aset pariwisata Kabupaten Bulukumba dan terbukti mampu mengangkat potensi pariwisata Sulawesi Selatan yang selama ini hanya sarat dengan propaganda dan slogan-slogan basi. 






Sumber :
http://kpmbbira.blogspot.com/2012/08/panrang-luhu-pesona-pantai-eksotik-dan.html

Contoh Karya Lomba Artikel 1



Peran Industri Pariwisata dalam Pembangunan Pariwisata

Pariwisata merupakan industri perdagangan jasa yang memiliki mekanisme pengaturan yang kompleks karena mencakup pengaturan pergerakan wisatawan dari negara asalnya, di daerah tujuan wisata hingga kembali ke negara asalnya yang melibatkan berbagai hal seperti; transportasi, penginapan, restoran, pemandu wisata, dan lain-lain. Oleh karena itu, industri pariwisata memegang peranan yang sangat penting dalam pengembangan pariwisata.
Dalam menjalankan perannya, industri pariwisata harus menerapkan konsep dan peraturan serta panduan yang berlaku dalam pengembangan pariwisata agar mampu mempertahankan dan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan yang nantinya bermuara pada pemberian manfaat ekonomi bagi industri pariwisata dan masyarakat lokal. Industri-industri pariwisata yang sangat berperan dalam pengembangan pariwisata adalah: biro perjalanan wisata, hotel dan restoran. Selain itu juga didukung oleh industri-industri pendukung pariwisata lainnya.
Biro perjalanan wisata merupakan jembatan penghubung antara wisatawan dengan penyedia jasa akomodasi, restoran, operator adventure tour, operator pariwisata dan lain-lain. Umumnya wisatawan menggunakan jasa biro perjalanan wisata dalam menentukan rencana perjalannya (tour itinerary), namun tidak tertutup kemungkinan wisatawan mengatur rencana perjalanannya sendiri. Dalam konteks pengembangan pariwisata, biro perjalanan wisata memiliki beberapa penting antara lain:
a.mendatangkan wisatawan. Ketidaktahuan wisatawan terhadap destinasi yang akan dikunjungi merupakan faktor pendorong utama untuk menggunakan jasa biro perjalanan wisata sebagai pemandunya;
b.meminimalisasi dampak-dampak yang ditimbulkan oleh wisatawan. Biro perjalanan wisata harus memberikan informasi pra perjalanan (pre-tour information), literatur, atau buku panduan lainnya tentang hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama berada di destinasi pariwisata untuk menghindari munculnya dampak-dampak negatif terhadap lingkungan dan kehidupan sosial- budaya masyarakat. Tindakan lain yang dapat dilakukan adalah dengan cara menggunakan sistem pengaturan jumlah kunjungan wisatawan dalam skala kecil sehingga bisa mengurangi intensitas sentuhan langsung wisatawan dengan alam dan tidak melebihi daya tampung (over-visited) destinasi pariwisata;
c.meminimalisasi dampak-dampak yang disebabkan oleh operator penjual produk pariwisata. Ini dapat dilakukan dengan cara memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada para manajer, staf dan karyawan lainnya terhadap pentingnya pelestarian lingkungan dan sosial-budaya masyarakat;
d.menyediakan program pelatihan kepada para manajer, staf dan karyawan lainnya tentang cara berkomunikasi dan menangani wisatawan yang ketika mereka berinteraksi langsung dengan lingkungan dan sosial-budaya masyarakat;
e.memberikan bantuan dana untuk konservasi alam yang dijadikan sebagai salah satu pruduk atau paket wisata;
f.memberikan peluang kepada masyarakat lokal untuk bekerja sesuai dengan kompetensinya;
g.menyediakan paket-paket wisata yang ramah lingkungan.
Ada empat komponen yang terlibat sebagai penghubung antara wisatawan manca negara dengan obyek pariwisata yaitu; travel agent, outbound tour operator, inbound tour operator dan local service providers. Travel Agent merupakan agen perjalanan wisata yang menawarkan berbagai jenis pelayanan dan paket wisata domestik maupun internasional yang menjual langsung kepada calon wisatawan. Outbound Tour Operator merupakan operator perjalanan wisata yang secara khusus menjual paket wisata yang lengkap (complete tour package) ke luar negeri. Paket wisata, kegiatan wisata, dan jadwal keberangkatan dan kedatangannya sudah terprogram secara matang dan dibuat di dalam satu brosur, pamplet dan website yang berisi tentang semua informasi tentang paket tersebut. Outbound tour operator bekerjasama dengan inbound tour operator yang berada di daerah tujuan wisata yang menangani wisatawan dan menyediakan semua pelayanan paket wisata yang dijualnya. Inbound tour operator merupakan operator tour internasional yang berada di daerah tujuan wisata yang menyediakan semua pelayanan kepada wisatawan mulai dari kedatangan di daerah tujuan wisata yang dikunjungi hingga keberangkatan ke negara asal wisatawan. Local Service Providers merupakan komponen lokal penyedia saranan penunjang pariwisata seperti; akomodasi, transportasi lokal, pemandu wisata lokal, toko kerajinan dan cindramata. Semua komponen lokal ini dikelola berbasiskan kemasyarakatan.


Sumber : 
http://subadra.wordpress.com/2007/08/26/bali-tourism-watch-peran-industri-pariwisata-dalam-pembangunan-pariwisata/